Resensi Buku "The Legend of Sleepy Hollow"
Buku The Legend of Sleepy Hollow ini menceritakan tentang Sleepy Hollow, sebuah perkampungan kecil yang aneh. Beberapa bilang diguna-guna. Beberapa orang membicarakan tentang lembah-lembah dan sungai-sungai angkernya, hantu wanita dalam pakaian putih, jeritan dan lolongan mencekam di tengah malam, namun yang paling utama dari semuanya, mereka membicarakan tentang Penunggang Kuda Tanpa Kepala atau biasa disebut The Headless Horseman. Prajurit bertubuh besar seperti bayangan yang mengendara tanpa kepala sepanjang malam, meneror orang-orang desa sekitar.
Ichabod Crane, pemuda miskin yang bekerja sebagai guru di desa terpencil sleepy hollow, berniat meminang gadis tercantik dan terkaya di desa Katrina van Tassel. Penduduk desa memperingatkan Ichabod tentang hantu penunggang kuda tanpa kepala yang merajai sleepy hollow namun Ichabod tidak gentar. Suatu malam, sepulangnya dari pesta di rumah Katrina, Ichabod menyaksikan sendiri penampakan sosok mengerikan itu. Dia sedang berusaha meloloskan diri dari kejaran sosok itu ketika sesuatu dilemparkan ke arahnya. Sebuah kepala yang terpenggal...
Tema
Tema yang tersirat dalam buku "The Legend of Sleepy Hollow" karya Washington Irving adalah menjelajahi tema-tema seperti ketakutan, mitos, dan ketidakpastian. Kisah seorang guru yang bernama Ichabod Crane yang dikagetkan oleh kisah misterius tentang Kepala Terbang, makhluk supernatural yang menghantui daerah Sleepy Hollow.
Latar Belakang
Cerita ini berlatar di desa fiksi bernama Sleepy Hollow, yang terletak di Hudson Valley, New York, Amerika Serikat. Desa ini di gambarkan sebagai tempat yang terpencil, dikelilingi oleh hutan lebat dan pemandangan alam yang indah seperti lembah-lembah dan sungai. Berlatar waktunya di pagi hingga malam hari, dengan banyak peristiwa penting dalam cerita terjadi di malam hari dan latar suasananya adalah menegangkan dan misterius. Suasana yang tercipta memberikan sentuhan mistis dan membuat pembaca merasa tegang, terutama ketika muncul karakter Penunggang Kuda Tanpa Kepala atau yang biasa disebut The Headless Horseman yang menambahkan elemen ketegangan dalam cerita.
Alur
Buku berjudul "The Legend of Sleepy Hollow" karya Washington Irving menggunakan alur maju. Ini berarti cerita berlangsung secara kronologis dari awal hingga akhir.
Penokohan
Berikut adalah penjelasan tentang karakter tokoh yang dalam buku berjudul ""The Legend of Sleepy Hollow":
1. Ichabod Crane: Ichabod adalah protagonis cerita ini, seorang guru muda yang pindah ke Sleepy Hollow untuk mengajar. Dia digambarkan sebagai sosok pria yang pandai dan ambisius. Sifat-sifatnya yang paling mencolok adalah sederhana, ketidakberuntungannya dalam asmara, dan kecenderungannya untuk mempercayai cerita-cerita mistis. Ia juga digambarkan sebagai sosok yang rakus, suka makan, dan mudah tertipu.
2. Katrina Van Tassel: Katrina adalah tokoh wanita utama cerita ini. Dia adalah putri seorang petani kaya di Sleepy Hollow. Katrina digambarkan sebagai wanita cantik, anggun, dan ramah. Sifat-sifatnya yang mencolok termasuk kelembutan, daya tarik, dan kemampuannya untuk memikat pria, termasuk Ichabod dan Brom Bones. Katrina juga dikenal karena senang akan kemewahan dan kenyamanan.
3. Brom Bones (Abraham Van Brunt): Brom Bones adalah pria macho dan pemberani yang juga tertarik pada Katrina. Sifat-sifatnya yang mencolok adalah keberanian, kegigihan, dan kecenderungannya untuk berperilaku nakal dan menakuti orang lain.
4. The Headless Horseman: Meskipun tidak tokoh manusia, The Headless Horseman adalah elemen penting dalam cerita ini. Ia adalah hantu yang menakuti penduduk Sleepy Hollow. Kepalanya yang terputus dan kemunculannya di malam hari menciptakan misterius dan ketakutan di antara penduduk desa.
Amanat
Kisah ini mengingatkan kita untuk tidak selalu takut pada hal-hal yang misterius atau asing. Sebaliknya, kita sebaiknya mencoba memahami atau menghadapi hal-hal baru dengan sikap terbuka dan penuh rasa ingin tahu. Kisah ini menunjukkan bahwa keberanian adalah kualitas yang sangat berharga. Meskipun Ichabod menghadapi situasi menakutkan, dia tetap mencoba melawan ketakutannya. Ini mengajarkan kita untuk tidak menyerah di hadapan kesulitan dan berani menghadapi tantangan.
Kelebihan dan Kekurangan Buku The Legend of Sleepy Hollow
Kelebihan: Alur cerita yang menarik dan tidak membosankan, cerita ini memiliki alur yang menarik dan memikat pembaca sejak awal hingga akhir. Buku ini memberikan gambaran yang menarik tentang kehidupan pedesaan di Amerika pada awal abad ke-19. Dengan demikian, pembaca sangat tertarik untuk membaca novel ini sampai halaman terakhir.
Kekurangan: Beberapa karakter mungkin kurang mendapatkan pengembangan karakter yang dalam, terutama karakter pendukung seperti Katrina Van Tessel dan Brom Bones. Buku ini merupakan cerita pendek, sehingga pengembangan cerita dan karakter terbatas. Beberapa pembaca mungkin menganggap cerita ini terlalu pendek atau merasa ingin lebih banyak pengembangan karakter atau alur cerita.
Nama: Albert Kelman Sitorus
Kelas: XII MIPA
Sekolah: SMA Santo Yoseph Bekasi

Komentar
Posting Komentar